paket wisata jogja terbaru

Candi Prambanan, Candi Hindu Terbesar Di Indonesia

Wednesday, April 13th 2016.

candi prambanan

Candi Prambanan

Jika Candi Borobudur adalah candi Budha terbesar di dunia, maka Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Salah satu peninggalan bangunan hindu ini wajib kita jaga agar kelak anak cucu kita masih bisa menikmati keindahan candi ini dan menjadi salah satu aset bangsa Indonesia yang tidak ternilai harganya. Candi Prambanan ini sering dikaitkan dengan cerita Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang, apa sebabnya? jika anda penasaran, sebaiknya segera ambil cuti dan segera ambil koper dan berlibur ke jogja 🙂

Legenda Candi Prambanan dan Kisah Roro Jonggrang

Pada zaman dahulu di pulau jawa ini ada dua kerajaan Hindu yang cukup besar. Kerajaan tersebut adalah Kerajaan Penging dengan rajanya yang bernama Prabu Damar Moyo dan kerajaan Boko dengan rajanya yang bernama Prabu Boko.
Kerajaan Penging adalah kerajaan yang sangat maju dan rakyatnyapun makmur sentosa karena dipimpin oleh seorang raja yang baik hati dan sangat bijaksana. Prabu Damar Moyo ini memerintah rakyatnya dengan adil sehingga membuat kerajaan Penging menjadi damai dan makmur, Prabu Damar Moyo ini memiliki putra yang bernama Bandung Bondowoso yang terkenal sangat gagah berani dan sakti.Sementara Kerajaan Boko dipimpin oleh prabu Boko yang terkenal sebagai raja yang bengis dan kejam serta semena-mena dalam memerintah kerajaannya, namun dibalik wajahnya yang bengis dan mengerikan ternyata sang raja ini memiliki seorang putri cantik jelita yang bernama Roro Jonggrang, Selain cantik rupawan Roro Jonggrang ini juga seorang putri yang cerdik. Prabu Boko mempunyai patih kepercayaan yang bernama Patih Gupolo yang berwujud seorang raksasa.

Kemudian dikisahkan Sang Prabu Boko ini memiliki keinginan untuk memperluas kerajaannya dan ingin menguasai Kerajaan Penging yang pada masa itu merupakan kerajaan yang sangat kuat dan maju. Lalu berundinglah Prabu boko dengan patih Gupolo untuk menyusun strategi untuk memberontak dan menyerang kerajaan Penging.Setelah persiapan sudah selesai dan kekuatan sudah terhimpun, berangkatlah pasukan dari kerajaan boko ini menyerang kerajaan penging.

Pertempuran sengit pun terjadi antara dua kerajaan ini, banyak prajurit dan rakyat jelata yang menjadi korban sehingga perekonomian kerajaan pun memburuk, sehingga Prabu Damar Moyo kemudian mengutus anaknya yang bernama Bandung Bondowoso untuk melawan Prabu Boko. Pertempuran ini akhirnya dimenangkan oleh Bandung Bondowoso dengan terbunuhnya prabu Boko.

Mengetahui rajanya sudah tewas terbunuh, patih gupolo kemudian melarikan diri menuju keraton Boko. Namun Bandung Bondowoso tak tinggal diam karena dia mendapat mandat dari ayahnya untuk menumpas pemberontak sampai ke akar-akarnya, dia pun kemudian mengejar sang patih sampai ke keraton Boko.Setiba di keraton, sang patih kemudian melaporkan bahwa Prabu Boko sudah mati terbunuh oleh Bandung Bondowoso kepada sang putri. Roro Jonggrang pun marah mendengar kabar tersebut dan mengetahui bahwa bandung bondowoso sedang dalam perjalanan ke Kerajaan Boko maka sang putri pun menyusun siasat untuk menghadapinya.

Ketika Bandung Bondowoso telah sampai di kerajaan Boko, didapatinya seorang putri yang sangat cantik jelita yang bernama Roro Jonggrang. Melihat kecantikannya bandung Bondowoso pun akhirnya jatuh hati pada pandangan pertama dan berniat untuk mempersuntingnya dan dibawa ke kerajaan Penging.

Mengetahui niat dari Bandung Bondowoso, kemudian sang puteri menjalankan siasat yang sudah disiapkan olehnya. Yakni dia bersedia dipersunting namun dengan 2 syarat yang harus dipenuhi. Syarat tersebut adalah membuat sebuah sumur Jalatunda dan Membuat 1000 candi dalam waktu semalam saja.

Bandung Bondowoso pun menyanggupi, maka dimulailah membuat sumur jalatunda. Setelah sumur tersebut jadi, Roro Jonggrang kemudian meminta Bandung Bondowoso untuk masuk ke dalam sumur tersebut, bandung bondowoso pun menyanggupi dan kemudian masuk kedalam sumur jalatunda. Segera setelah bandung bondowoso masuk, roro jonggrang kemudian memerintahkan kepada patih gupolo untuk menimbun sumur dengan tanah mengubur hidup-hidup bandung bondowoso didalamnya.

Namun usaha roro jonggrang dan sang patih tidak berjalan lancar karena Bandung Bondowoso ini sangat sakti, dengan kesaktiannya dia berhasil menyelamatkan diri keluar dari dalam sumur. Mengetahui bahwa dia sudah dijebak oleh sang putri, Bandung Bondowoso pun sangat marah dan mendatanginya. Namun berkat bujuk rayu sang putri membuat kemarahan Bandung Bondowoso mereda dan menyanggupi untuk memenuhi syarat yang kedua yaitu membangun 1000 candi dalam satu malam.

Permintaan sang putri untuk membangun 1000 candi dalam semalam bukanlah hal yang mudah bagi Bandung Bondowoso meskipun dia terkenal sangat sakti mandraguna. Bandung bondowoso pun kemudian meminta bantuan jin untuk membuatkan 1000 candi.

Mengetahui jika Bandung Bondowoso meminta bantuan jin, Roro Jonggrang pun tak kehilangan akal, segeralah sang putri meminta bantuan para gadis untuk membakar jerami dan menumbuk lesung (sebuah alat tradisional untuk menumbuk padi agar menjadi beras).  Jerami tersebut dibakar supaya langit terlihat terang seperti saat akan terbit fajar, kemudian lesung-lesung tersebut dipukul supaya ayam-ayam berkokok pertanda pagi akan segera tiba. Ketika para jin yang berkerja membuat candi melihat langit mulai terang dan mendengar suara ayam berkokok, mereka mengira bahwa hari telah pagi dan segera berhenti membuat candi.

Melihat para jin yang berhenti bekerja karena mengira hari sudah pagi, Bandung Bondowoso pun terkejut dan curiga melihat keanehan yang terjadi. Kemudian Bandung Bondowoso memanggil Roro Jonggrang untuk menghitung seluruh candi yang telah jadi dibangun. Setelah dihitung ternyata candi yang sudah selesai hanya berjumlah 999 saja.

Menyadari bahwa dia sudah dikelabuhi oleh Roro Jonggrang untuk kedua kalinya, Bandung Bondowoso pun murka dan mengutuk Putri menjadi candi yang keseribu untuk menggenapi kekurangannya. Sungguh ajaib, seketika itu juga tubuh sang putri berubah menjadi patung batu. Amarah bandung Bondowoso juga berimbas pada para gadis yang telah membantu sang putri, mereka dikutuk menjadi perawan tua dan seumur hidup mereka tidak akan menikah.
Mungkin karena cerita Bandung Bondowoso dan Roro Jonggrang tersebut kemudian ada mitos yang mengatakan bahwa barang siapa yang datang ke candi prambanan bersama dengan kekasih, maka diyakini pasangan tersebut tidak akan langgeng hubungan asmaranya.

dewi durga

Candi Prambanan kejayaan Hindu di tanah Jawa

Candi Prambanan mempunyai 3 candi utama pada halaman utama, candi tersebut adalah Candi Wisnu, Candi Brahma dan Candi Siwa. Ketiga canti tersebut merupakan lambang Trimurti dalam kepercayaan Hindu. Ketiga candi utama tersebut menghadap ke arah timur dan setiap candi utama memiliki candi pendamping yang menghadap ke arah barat, candi pendaping tersebut yaitu Nandini untuk Siwa, Angsa untuk Brahma dan Garuda untuk Wisnu. Di komplek halaman utama ini juga terdapat 2 candi apit, 4 candi kelir dan 4 candi sudut. Sementara di halaman kedua terdapat 224 candi.

Candi-Prambanan1

Di dalam candi Siwa yang terletak di tengah dan candinya yang paling tinggi, terdapat 4 ruangan. Ruangan tersebut yaitu ruangan utama yang berisi arca siwa, sementara 3 ruangan lainnya berisikan arca Durga, Agastya dan Ganesha. Arca Durga inilah yang disebut-sebut sebagai Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan diatas.

Candi Wisnu terletak disebelah utara candi siwa, disini anda hanya akan menjumpai satu ruangan saja yang berisi arca Wisnu. Demikian halnya di Candi Brahma yang berada di selatan candi siwa, anda juga akan menemukan satu ruangan yang berisi Arca Brahma.

Selain itu Candi Prambanan ini juga memiliki relief yang berisi kisah Ramayana yang menurut para ahli sejarah, relief tersebut mirip dengan cerita Ramayana yang diturunkan lewat tradisi lisan yang sudah turun temurun.

Candi Prambanan ini merupakan bangunan yang dibangun pada abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, yaitu Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Candi yang menjulang tinggi setinggi 47 meter ini untuk menunjukkan kejayaan budaya Hindu di tanah jawa, untuk menyaingi dominasi Candi Borobudur yang beraliran Budha. Candi ini terletak 17 kilometer dari pusat kota jogjakarta dan sekarang sudah dilengkapi taman untuk mempercantik kawasan candi prambanan ini.

Share ke sobat kamu yang kurang piknik :)

Konsultasikan Paket Wisatamu :

Nama Lengkap (required)

No Telepon (required)

Email (required)

Alamat/Kota

Paket Wisata

Pesan Tambahan

paket wisata jogja terbaru