Festival Kesenian Yogyakarta 2016

Friday, September 9th 2016.

Festival Kesenian Yogyakarta

FKY 2016 Taman kuliner Concat

Festival Kesenian Yogyakarta (FKY) kembali digelar. Memasuki penyelenggaraan ke-28, acara ini mengusung tema “Masa Depan, Hari Ini Dulu” yang akan diselenggarakan mulai Selasa (23/8/2016) hingga Jumat (9/9/2016).

Dibuka oleh Sri Sultan Hamengkubuwono X dengan pawai di Malioboro, FKY28 sendiri mengambil tempat di Kompleks Taman Kuliner Condongcatur, Jl Anggajaya III, Gejayan, Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta.

Acara ini menampilkan berbagai kegiatan seperti Pasar Seni, Panggung Pasar Seni, Panggung Senyap, Bioskop FKY, Lomba, Workshop dan berbagai acara lainnya.

Gelaran FKY28: Masa Depan, Hari Ini Dulu

FKY 2016 yang sudah berlangsung ke 28 ini mengambil tema Masa Depan. FKY mencoba untuk meneropong suatu masa, di detik, menit, jam, tahun bahkan abad mendatang dengan fenomena kebudayaan sebagai titik acu ide.

Mungkin anda tertarik ?   IndiHome Prambanan Jazz 2017

Berbicara tentang kebudayaan tidak melulu saja menyoal tentang artefak dan tradisi, namun secara lebih luas, menjangkau horison realitas kehidupan,teknologi, pendidikan,sosial, arsitektur, masyarakat urban, seni, gaya hidup, komunikasi sampai ranah politik. Tangible hingga intangible.

Gemuruh perubahan yang selalu terjadi pun ikut mempengaruhi “warna” dan “wajah” baru kebudayaan. Hari ini adalah masa depan dari kemaren. Apa yang tampak pada kebudayaan saat ini adalah akumulasi dari apa yang digagas, diinterpretasi, diantisipasi hingga diwujudkan oleh kebudayaan sebelumnya.

Lalu, apakah kesenian juga dapat menjangkau imajinasi yang lebih luas? Melihat berbagai kemungkinan-kemungkinan baru di masa mendatang mengenai kebudayaan? Di sinilah, FKY menjadi ruang untuk melacak, menggali, menggagas, hingga mengeksplorasi fenomena kebudayaan dulu dan kini, untuk ‘memacak’ masa depannya, dengan cara seni tentunya; melalui karya, ide, inovasi, cara mengapresiasi, hingga diskusi.

Mungkin anda tertarik ?   Festival of Light Kaliurang Hadir Kembali di 2017

Harapannya, apa yang disuguhkan bukan hanya sebatas ‘tontonan’ semata, tetapi juga menjadi cara pandang dan pemicu partisipasi masyarakat mengenai masa depan kebudayaan.

 

Share ke sobat kamu yang kurang piknik :)