Taman Sari Yogyakarta : Istana Air Yang Indah nan Eksotis

Saturday, June 18th 2016.

taman sari yogya

Taman Sari Yogyakarta

Yogyakarta merupakan salah satu kota yang mempunyai beberapa objek wisata sejarah, salah satunya adalah Istana Air Taman Sari. Objek wisata Taman Sari ini letaknya sangat dekat dengan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan bisa ditempuh hanya sekitar 15 menit saja dari alun-alun utara keraton yogyakarta.

Taman Sari ini pada zaman dahulu merupakan tempat rekreasi bagi keluarga keraton sekaligus difungsikan sebagai benteng pertahanan yang mulai dibangun pada tahun 1758-1765 oleh Sri Sultan Hamengku Buwono Pertama.

Oleh pemerintah kota jogjakarta kemudian menetapkan Komplek Istana Air Taman Sari menjadi salah satu cagar budaya di Yogyakarta sekaligus sebagai objek wisata sejarah.

Komplek Taman Sari ini awalnya mempunyai luas 10 hektar dengan 57 bangunan yang terdiri dari komplek kolam pemandian, pulau buatan,  danau buatan, kanal air,jembatan gantung, taman, lorong bawah tanah serta beberapa gedung dengan gaya arsitektur Eropa, Jawa, Hindu, Budha, Islam serta bergaya Jawa.

Mungkin anda tertarik ?   Green Village Gedangsari Spot Epic untuk Menghabiskan Waktu Bersama Orang-orang Terkasih

Pembangunan komplek Istana Air Taman Sari ini dibiayai oleh Tumenggung Prawirosentiko, dibantu seorang arsitek dari portugis. Namun saat ini luas Istana Air Taman Sari sudah berkurang secara drastis dikarenakan beberapa kompleknya sudah dijadikan pemukiman penduduk.

taman sari jogja istana taman air taman sari

Komplek Taman Sari dibagi menjadi 4 yaitu :

  1. Danau buatan berada di sebelah barat, di komplek ini selain danau buatan terdapat pulo Kenongo, Pulo Cemethi dan Sumur Gumuling. Pulo kenongo merupakan sebuah pulau yang berada di tengah-tengah danau buatan. Di sini ini terdapat gedung yang bernama Gedhong Kenongo, yakni bangunan yang dulunya merupakan tempat tertinggi di Keraton Yogyakarta yang berfungsi untuk melihat wilayah keraton secara menyeluruh dari ketinggian. Sedangkan Pulo Cemethi difungsikan untuk semedi sultan. Untuk sampai ke Pulo Cemethi ini anda harus melewati terowongan bawah tanah. bagian terakhir di komplek danau buatan ini adalah sumur gumuling, tempat ini difungsikan sebagai tempat peribadatan sultan. Di sumur gumuling ini terbagi menjadi 2 tingkat yakni tingkat pertama untuk jamaah laki sedangkan lantai kedua untuk jamaah perempuan
  2. Pemandian Umbul Binangun yang berada di sebelah Danau buatan.Umbul Pasiraman atau biasa disebut sebagai Umbul Binangun merupakan tempat pemandian sultan beserta para putri dan selirnya yang dikelilingi oleh tembok-tembok tinggi di setiap sisinya. Umbul Pasiraman mempunyai 3 buah kolam bernama Umbul Muncar, Blumbang Kuras, dan Umbul Binangun yang berhiaskan air mancur berbentuk jamur dan dapat diakses melalui dua buah gerbang masuk di sebelah barat dan timur. Di bagian utara, ada bangunan yang digunakan untuk tempat istirahat dan berganti pakaian bagi para istri dan putri sultan, sedangkan di bagian selatan terdapat menara yang digunakan oleh sultan untuk mengamati para selir dan putrinya yang sedang mandi di bawah. Sayangnya, di puncak menara ini sudah penuh dengan coretan vandalisme yang merusak keindahan bangunan.
  3. Pasarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati berada di sebelah selatan Umbul Binangun
  4. Bagian sebelah timur yang memanjang dari pemandian Umbul Binangun sampai pesarean Ledok Sari dan Kolam Garjitawati, dulunya merupakan danau dengan pulau buatan serta jembatan gantung dan kanal.
Mungkin anda tertarik ?   Jangan lewatkan event Prambanan Jazz 2016

Namun sayangnya dari keempat komplek yang berada di Taman sari tersebut hanya Pemandian Umbul Binangun saja yang keadaannya masih utuh, sedangkan tiga bagian yang lain sudah banyak yang beralih fungsi menjadi pemukiman penduduk yang dulunya adalah abdi dalem Keraton Ngayogyakarta.

Tertarik untuk mengunjungi Istana Air Taman Sari dengan keindahannya yang eksotis? JPS Wisata siap untuk mendampingi anda tour liburan jogja.

Share ke sobat kamu yang kurang piknik :)