Wisata Religi Jogja di Masjid Gede Kauman

Monday, October 28th 2019.

Mesjid Gede Kauman jogja ini belum lama ini sempat ramai karena dijadikan lokasi Muslim United namun terjadi polemik dengan pihak Keraton Jogja. Terlepas dari kejadian diatas, Masjid Gede kauman ini merupakan salah satu destinasi wisata religi di Jogjakarta.

Wisatawan yang sedang berkunjung ke Keraton jogja biasanya menyempatkan diri untuk beribadah di Mesjid Gede Kauman ini karena letaknya yang bersebelahan dengan keraton Jogjakarta. Masjid Gede Kauman ini merupakan masjid yang memiliki ornamen dengan sentuhan arsitektur jawa kuno.

masjid gede kauman

Masjid yang dibangun oleh Raja Ngayogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono pertama bersama dengan Kyai Faqih Diponingrat beserta Kyai Wiryo Kusumo sebagai perancang masjidnya. Masjid Gede Kauman dibangun pada hari Ahad Wage, 29 Mei 1773 atau dalam kalender islam yakni tanggal 6 Robiul Akhir 1187H.

Dibangunnya masjid Gede Kauman ini agar menjadi pusat kegiatan keagamaan terutama umat islam di wilayah keraton karena letak masjid ini berada persis di sebelah barat alun-alun utara Keraton Jogjakarta. Nama resmi Masjid Gede Kauman ini adalah Masjid Kagungan Dalem Karaton Ngayokyakarta Hadiningrat.

Area Masjid Gede Kauman ini memiliki luas sekitar 16rb m3, selain bangunan utama masjid, terdapat juga bangunan-bangun pendukung lainnya seperti 2 buah pagongan yang berfungsi untuk meletakkan gamelan. Selain berfungsi untuk menyimpan gamelan, pagongan ini juga berfungsi untuk tempat berjaga, sebagai rumah untuk para imam dan ulama.

Masjid Gede Kauman menjadi salah satu bagian dari keraton Jogjakarta yang sarat akan simbol dan filosofi jawa. Masjid dengan atap bersusun tiga dengan gaya tradisional jawa bernama Tajuk Lambang Teplok lengkap dengan mustaka sebagai gambaran daun kluwih dan gadha.

Bagian interior masjidnya pun tidak kalah keren dengan nuansa etniknya dengan desain yang elegan. Bangunan ruang utama masjid ditopang oleh 36 enam tiang kayu yang terbuat dari kayu jati tanpa sambungan. Untuk Saka guru atau tiang utama terdapat 4 tiang dengan tinggi sekitar 4 meter.

Penasaran dengan keelokan arsitektur masjid gede kauman ini?